Viral! Harimau Kembali Muncul di Pulau Muda, Warga Resah dan Diminta Waspada
BKSDA Riau Didesak Segera Turun ke Lokasi
PELALAWAN | CAKAPLA.COM, Sebuah video yang beredar luas di grup Whats App yang kembali menghebohkan masyarakat Pulau Muda. Dalam rekaman tersebut, seekor harimau sumatera kembali menampakkan diri, memicu kepanikan dan keresahan warga.
Kemunculan ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah penampakan serupa sebelumnya viral di media sosial.
Menurut informasi yang dihimpun, harimau tersebut terlihat pada siang hari, tepatnya sekitar pukul 16.00 WIB, di kawasan yang tidak jauh dari aktivitas warga. Penampakan di waktu terang ini semakin menambah kekhawatiran masyarakat, karena dinilai sangat berbahaya.
“Beberapa hari lalu sudah viral, sekarang muncul lagi. Warga jelas resah, apalagi siang hari,” ujar salah seorang warga Pulau Muda.
Warga menyebut, keberadaan harimau di sekitar permukiman dan jalur aktivitas masyarakat menjadi ancaman nyata terhadap keselamatan, terutama bagi petani, pencari kayu, dan anak-anak yang masih sering beraktivitas di luar rumah.
Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi aktivitas di luar rumah terutama menjelang sore dan malam hari, serta tidak beraktivitas sendirian di area kebun dan hutan.
Warga juga diminta tidak melakukan tindakan berbahaya seperti mengejar atau mencoba mengusir harimau secara mandiri, karena dapat memicu serangan dan membahayakan nyawa.
Desakan ke BKSDA Riau
Dengan kembali munculnya harimau sumatera ini, masyarakat mendesak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau untuk segera turun ke lokasi guna melakukan:
Penelusuran jejak dan pemantauan langsung
Pemasangan kamera trap
Sosialisasi dan mitigasi konflik satwa liar
Pengamanan wilayah rawan konflik manusia dan satwa.
Warga berharap pemerintah tidak menunggu adanya korban jiwa baru bertindak.
“Kami butuh tindakan cepat, jangan sampai ada warga yang jadi korban dulu,” kata warga lainnya.
Ancaman Konflik Manusia dan Satwa.
Kemunculan harimau sumatera yang berulang ini diduga kuat berkaitan dengan menyempitnya habitat alami satwa liar, yang memaksa harimau keluar dari kawasan hutan dan mendekati permukiman.
Harimau sumatera merupakan satwa dilindungi sesuai undang-undang, namun keselamatan manusia juga harus menjadi prioritas melalui langkah mitigasi yang cepat dan terukur.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BKSDA Riau terkait langkah yang akan diambil pasca viralnya video tersebut.
Masyarakat Pulau Muda kini hidup dalam bayang-bayang ancaman, sembari berharap kehadiran negara melalui instansi terkait benar-benar dirasakan di lapangan.
