Agustus 23, 2026

Polsek Ukui Gerak Cepat Cek Hotspot di TNTN, Api Mulai Padam

IMG-20260823-WA0172

PELALAWAN, RIAU — Jajaran Polsek Ukui bergerak cepat melakukan verifikasi titik panas atau hotspot yang terdeteksi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Minggu (23/8/2026). Setelah dilakukan pengecekan langsung, kondisi api di lokasi dilaporkan mulai padam.

 

Titik hotspot tersebut terdeteksi berada di Grid E15, kawasan Air Sawan, yang lokasinya berada di sekitar Kampung Karo atau di seberang sungai. Informasi keberadaan hotspot diperoleh melalui pemantauan citra satelit pada Minggu pagi.

 

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Ukui bersama unsur TNI, Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan TNTN, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta tim terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

 

Setibanya di lokasi, tim gabungan melakukan upaya pemadaman terhadap sisa titik api sekaligus pendinginan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

 

Personel Polsek Ukui juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi api benar-benar terkendali. Medan yang berada di kawasan TNTN menjadi salah satu tantangan tersendiri dalam proses penanganan di lapangan.

 

Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan mengatakan, respons cepat dilakukan setelah pihaknya menerima informasi adanya hotspot melalui citra satelit. Personel bersama unsur terkait langsung bergerak melakukan verifikasi agar potensi kebakaran dapat segera ditangani.

 

“Begitu informasi hotspot diterima, personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi bersama unsur terkait. Saat dilakukan verifikasi, kondisi api sudah mulai padam dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk mencegah api kembali muncul,” ujarnya.

 

Upaya tersebut merupakan bagian dari sinergi TNI-Polri, pengelola TNTN, MPA dan unsur terkait dalam mencegah meluasnya karhutla di wilayah Kecamatan Ukui. Polsek Ukui memastikan pemantauan terhadap titik-titik rawan karhutla terus dilakukan sebagai langkah antisipasi dan pencegahan.