Forkopimda Riau Tinjau Karhutla di Kerumutan, Pemadaman Dilakukan Bersama Tim Gabungan
PELALAWAN — Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Kamis, 20 Agustus 2026. Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga turun langsung membantu proses pemadaman bersama tim gabungan.
Rombongan Forkopimda Riau tiba di Lapangan Bola Desa Banjar Panjang, Kecamatan Kerumutan, sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan helikopter AW 169 milik Polri. Setibanya di lokasi, rombongan menyapa warga dan membagikan masker kepada masyarakat sekitar.
Rombongan kemudian bergerak menuju lokasi karhutla di Lingkungan Air Kuning, Kelurahan Kerumutan. Sekitar pukul 11.45 WIB, rombongan tiba di titik kebakaran dan langsung melakukan pemadaman bersama tim gabungan Karlahut Polres Pelalawan serta personel dari sejumlah instansi terkait.
Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan turut melihat kondisi di lapangan dan mengikuti proses pemadaman. Setelah itu, rombongan memberikan keterangan kepada media mengenai kondisi karhutla dan penanganan yang dilakukan.
Selain Kapolda Riau, peninjauan diikuti Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Kalaksa BPBD Riau Zulfan, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, Camat Kerumutan Rusdiyanto, Kapolsek Kerumutan Iptu Budi Santoso, serta pimpinan PT Gandaerah Hendana.
Usai meninjau lokasi, rombongan menuju Kantor PT Sari Lembah Subur sekitar pukul 13.15 WIB untuk makan siang bersama. Rombongan kemudian kembali ke Lapangan Bola Desa Banjar Panjang pada pukul 14.35 WIB untuk persiapan kembali ke Pekanbaru.
Helikopter AW 169 yang membawa rombongan lepas landas menuju Pekanbaru pada pukul 14.40 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 14.50 WIB.
Peninjauan lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya Forkopimda Riau memperkuat penanganan karhutla, terutama melalui koordinasi dan pemadaman bersama di wilayah terdampak. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.
