Oktober 16, 2026

Minggu Kasih di Gereja, Polsek Pangkalan Kuras Ingatkan Warga Waspada Karhutla dan Narkoba

IMG-20260927-WA0063

PELALAWAN – Kepolisian Sektor Pangkalan Kuras menggelar kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat Gereja GPIB Anugerah Engkolan, Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, Ahad, 27 September 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.15 WIB itu menjadi sarana bagi kepolisian untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.

 

Dalam kegiatan tersebut, polisi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Imbauan itu disampaikan karena wilayah tersebut mulai memasuki musim panas.

 

Masyarakat diminta berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, serta ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

 

Selain pencegahan karhutla, Polsek Pangkalan Kuras mengajak masyarakat mendukung program Green Policing. Gerakan tersebut diharapkan dimulai dari lingkungan rumah masing-masing dengan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

 

Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Rinaldy Parlindungan, S.H. mengatakan kegiatan Minggu Kasih menjadi ruang bagi kepolisian untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat.

 

“Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Saat memasuki musim panas, kewaspadaan terhadap potensi karhutla perlu ditingkatkan. Kami juga mengajak masyarakat mendukung program Green Policing dengan menjaga lingkungan mulai dari rumah dan lingkungan sekitar,” ujar Rinaldy.

 

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba. Menurut dia, peran masyarakat diperlukan dalam membantu kepolisian mendeteksi dan mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.

 

Rinaldy meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi kepada Polsek Pangkalan Kuras apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

 

“Sekecil apa pun informasi yang disampaikan masyarakat sangat berarti bagi kami. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat kita cegah dan tindak lanjuti bersama,” katanya.

 

Ia menegaskan, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga situasi keamanan. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

 

Kegiatan Minggu Kasih di Gereja GPIB Anugerah Engkolan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.