Polsek Ukui Bersama Kelompok Tani Tanam Jagung Pipil Kuartal III, Dukung Program Ketahanan Pangan
PELALAWAN – Polsek Ukui bersama Kelompok Tani Lubuk Kembang Jaya, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, melaksanakan penanaman jagung pipil kuartal III, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilaksanakan di lahan pertanian milik Kelompok Tani Lubuk Kembang Jaya yang merupakan kelompok tani mitra PT RAPP Estate Ukui.
Penanaman kali ini dilakukan pada lahan seluas 1 hektare sebagai bagian dari program penanaman jagung pipil kuartal III dengan total luasan yang diproyeksikan mencapai 2,8 hektare.
Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan, S.H., M.H. turut hadir dan memimpin penanaman jagung secara simbolis bersama kelompok tani. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ps. Kanit Provos Polsek Ukui Aiptu Abel Tarigan, Ps. Kasium Polsek Ukui Aiptu Eka Rudi Hartono, S.H., Humas PT RAPP Estate Ukui Ali, Sekretaris Desa Lubuk Kembang Bunga Rajad, Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Kembang Bunga Briptu Eko Nazar, Ketua Kelompok Tani, kepala dusun serta sekitar 20 anggota kelompok tani.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, dilanjutkan pembagian bibit serta alat tugal atau alat tanam jagung. Selanjutnya, Kapolsek Ukui bersama kelompok tani melakukan penanaman jagung pipil secara simbolis.
Adapun varietas jagung yang ditanam yaitu NK 6172-Bt II x GA2, dengan pola tanam tumpang sari. Dalam proses budidayanya, kelompok tani menggunakan pupuk dolomit, NPK dan Urea.
Kapolsek Ukui AKP Mike Kurniawan mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap upaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif.
“Harapannya kegiatan seperti ini terus berjalan dan hasil pertanian masyarakat semakin baik, sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian serta mendukung ketahanan pangan,” ujar Kapolsek.
Kegiatan penanaman jagung pipil tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produksi jagung nasional, menjaga ketersediaan pangan serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.
Usai penanaman, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.
