Juni 13, 2026

Sungai Air Hitam Kanan Terancam, Ribuan Meter Bantaran Diduga Ditanami Sawit oleh PT IIS

IMG_20260611_205631

CAKAPLA.COM – PELALAWAN – Kondisi sejumlah sungai di Kabupaten Pelalawan semakin memprihatinkan. Aktivitas perkebunan kelapa sawit yang diduga masuk hingga ke sempadan sungai dinilai menjadi salah satu penyebab menyempitnya aliran sungai dan rusaknya ekosistem daerah aliran sungai (DAS).

Berdasarkan hasil investigasi awak media pada Kamis (11/6/2026) di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, ditemukan dugaan penanaman kelapa sawit hingga ke bantaran Sungai Air Hitam Kanan yang berada dalam areal operasional PT Inti Indo Sawit Subur (PT IIS).

Dari pantauan di lapangan, pohon-pohon sawit terlihat tumbuh di sepanjang tepian sungai. Bahkan saat investigasi berlangsung, aktivitas panen tandan buah segar (TBS) juga terlihat dilakukan oleh pekerja perusahaan.
Informasi yang diperoleh dari salah seorang pekerja yang ditemui di lokasi menyebutkan bahwa tanaman sawit di sepanjang bantaran sungai tersebut masih rutin dipanen.
“Kami panen tiga sampai empat kali dalam sebulan,” ujar pekerja tersebut saat dikonfirmasi.

Berdasarkan pengamatan awak media, area yang ditanami sawit di sepanjang Sungai Air Hitam Kanan diperkirakan mencapai sekitar lima kilometer.
Praktik penanaman sawit di sempadan sungai menjadi sorotan karena berpotensi melanggar ketentuan perlindungan daerah aliran sungai. Dalam ketentuan yang berlaku, sempadan sungai memiliki fungsi penting sebagai kawasan penyangga untuk menjaga kualitas air, mencegah erosi, dan mempertahankan habitat alami.

Kerusakan DAS dapat menyebabkan pendangkalan, penyempitan badan sungai, hilangnya vegetasi alami, hingga menurunnya kualitas lingkungan perairan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan sungai menjadi kering saat musim kemarau dan meningkatkan risiko banjir pada musim penghujan.

Untuk memperoleh konfirmasi, awak media telah menghubungi manajemen PT IIS melalui pesan WhatsApp. Pertanyaan yang diajukan terkait alasan penanaman sawit di sepanjang bantaran Sungai Air Hitam Kanan serta aktivitas pemanenan yang masih berlangsung.

Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT IIS belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi atas pertanyaan yang disampaikan.